CARA MEMANDIKAN Nobel
Bagi yang belum terbiasa,
mungkin ragu memandikan sendiri kucing kesayangan Anda, padahal kucing sangat
suka dimandikan. Dan perlu diingat bahwa kucing adalah hewan yang suka
kebersihan dibandingkan hewan lainnya. Kucing sedang dimandikan.Sebenarnya tidaklah
sulit utuk memandikan atau grooming kucing. Dan memang sebaiknya kita biasakan
memandikan kucing kesayangan kita sendiri tanpa harus pergi ke petshop. Selain
bisa hemat tenaga, hemat uang dan hemat waktu, juga kebersihan kucing kita
lebih terjamin. Di samping itu kucing kita juga akan lebih dekat dan sayang
dengan kita. Mulai sekarang jangan ragu lagi untuk membiasakan diri memandikan
kucing kesayangan Anda.
Persiapan
alat dan bahan :
- Air
hangat/dingin
- Kanebo
- Handuk yang lembut
(yang mudah menyerap air)
- Sikat khusus kucing
atau sikat gigi
- Pengering bulu kucing
(hairdryer)/Blower
- Sisir kucing tipe
sikat (brush comb)
- Shampoo kucing atau
shampoo obat (shampoo anti kutu, anti jamur atau anti bakteri)
- Kapas
- Parfum/Bedak khusus
kucing
Cara memandikan :
1. Sebelum dimandikan, periksa bagian-bagian di seluruh
tubuh kucing, karena mungkin ada yang sakit. Jamur biasanya menyerang bagian
dagu, ketiak, lipatan paha, telapak kaki, ekor dan pangkal ekor. Tungau Scabies
paling sering menyerang bagian telinga luar dan ujung-ujung telingan bagian
dalam. Kutu pinjal sering menyerang bagian atas kepala, dagu, ketiak dan
lipatan paha. Ingat-ingatlah bagian yang sakit tersebut, karena harus terkena
shampoo dan disikat pada saat dimandikan.
2. Setelah semuanya sudah disiapkan, dan seluruh tubuh
kucing sudah diperiksa. Barulah kita mulai dengan pertama-tama tutup lubang
telinga kucing dengan kapas. gunanya agar air tidak bisa masuk ke dalam
telinganya ketika sedang dimandikan.
3. Basahi seluruh tubuh kucing dengan air dingin/hangat
(kucing kecil sebaiknya dimandikan dengan air hangat), dengan berlahan2 sambil
digosok pelan agar airnya bisa meresap sampai dasar kulitnya. Pastikan air
membasahi seluruh bulu sampai ke kulit. Pengobatan tidak akan efektif bila air
dan shampoo tidak mencapai kulit. Pada kucing dengan bulu panjang dan tebal
lebih mudah disemprot menggunakan air bertekanan tinggi.
4. Kemudian berilah shampo khusus kucing, ratakan shampoo
ke seluruh tubuh dari kepala hingga ujung ekornya, sambil dipijat/disisir
menggunakan jari. Hati-hati pada saat memberikan shampoo pada daerah sekitar
mata dan hidung (wajah). Usahakan shampoo tidak masuk ke mata. Setelah merata,
sikat dan bersihkan bagian-bagian yang sakit dengan sikat gigi. Hati-hati bila
menyikat bagian yang luka. Pastikan shampoo berada di tubuh selama 5-7 menit
agar kutu, jamur dan bakteri penyebab penyakit mati terkena shampoo obat.
5. Bilas/siram seluruh tubuh kucing dengan air hingga
bersih. Periksa kembali bagian-bagian yang sakit. Pemberian shampo diulang
sekali lagi, sambil membersihkan/menyikat kembali bagian-bagian yang sakit.
Ratakan shampoo dan biarkan kembali 5-7 menit, kemudian dibilas sampai bersih,
dan pastikan sudah tidak ada shampo yang tersisa di bulu-bulunya.
6. Keringkan kucing dengan handuk yang lembut, kemudian
keringkan kucing dengan pengering rambut (hairdryer) sambil disisir. Penyisiran
bertujuan menghilangkan rambut yang rontok dan mempercepat pengeringan
rambut.
7. Pastikan bulu dan seluruh tubuh kucing kering sampai
ke kulit, terutama di daerah dengan bulu tebal dan yang agak sulit seperti
daerah perut, kaki belakang, daerah diantara kaki belakang, pangkal ekor dan
telapak kaki.
8. Pengeringan yang tidak sempurna akan menciptakan
lingkungan dan kelembaban yang cocok bagi tumbuhnya jamur.
9. Setelah bulu-bulu kucing benar-benar kering dan rapih,
maka terakhir semprotlah sedikit parfum khusus kucing



